cari produk sci paint



Thu-Jan-2019

About Sterling Powder Coatings

Powder Coatings atau pelapis serbuk/bubuk merupakan salah satu sistem pengecatan yang berkembang pesat saat ini. Sistem pengecatan ini tidak mempergunakan bahan cair ataupun pengencer yang biasa dilakukan pada cat konvensional (sitem pengecatan water base dan solvent base). Metode pengecatan powder coatings adalah menggunakan cat yang berbentuk serbuk/bubuk dan dibantu dengan alat semprot electric spray gun (spraybooth). Ketika spraybooth ini dialiri arus listrik, maka cat serbuk/bubuk akan diberi muatan elektrostatik pada saat disemprotkan kepada objek yang akan dilapisi (misal: logam besi dan allumunium). 

Proses powder coatings

Teknik modern (mesin otomatis)

A. Proses pretreatment

Powder coatings sepenuhnya adalah proses finishing kering. Sebelum pengecatan, material yang akan dicat dibersihkan dan diberikan treatment tertentu (dibersihkan dari segala bentuk kotoran termasuk minyak dan debu) dengan tujuan untuk mengurangi kegagalan dalam proses coating (pelapisan) dan agar mencapai daya rekat yang maksimal. Proses pretreatment ini biasanya meliputi proses:

1. Degreasing

Di dalam tangki ini berisi asam sulfat (H2SO4). Tujuan pemakaian asam sulfat ini adalah untuk membersihkan atau menghilangkan kotoran yang terdapat di sekitar permukaan aluminium. Profil dimasukkan ke dalam tangki ini selama 10-15 menit dengan suhu yang digunakan yaitu pada suhu ruangan (20-25°C).

2. Rinsing

Proses ini bertujuan untuk menghilangkan asam sulfat yang tersisa serta sisa kotoran yang masih tertampal di aluminium tersebut.

3. Desmuting

Proses ini bertujuan untuk menghaluskan permukaan aluminium dan membersihkan kotoran yang masih tertinggal pada permukaan aluminium ekstruksi. Bahan yang digunakan adalah soda api (NaOH). Dimana profil ini akan dimasukkan ke dalam tangki selama 10-15 menit pada suhu ruang (20-25°C).

4. Chromating

Cromating adalah pemeliharaan logam dengan larutan asam atau alkalin dan heksavalensi chromium untuk memproduksi lapisan yang sebagian besar terdiri dari chromium. Chromium dimasukkan ke dalam tangki kromating dari lapisan cromat di permukaan aluminium ekstruksi untuk mendapatkan dasar permukaan yang bagus untuk coating berikutnya dan coating yang halus. Cromating yang sempurna dapat dicapai jika permukaan benar-benar bersih. Waktu permasukkan yang dilakukan adalah 1-2 menit. Apabila kadar dari cromat kurang maka waktu yang digunakan untuk perendaman juga akan bertambah.

5. Rinsing ke-2

Rinsing dilakukan sebanyak dua kali yang bertujuan untuk menghilangkan kotoran dan kontaminasi yang masih tertinggal pada aluminium. Pada rinsing yang kedua kali ini tangki berisi air demineralisasi sebanyak dua kali yang fungsinya untuk memastikan agar tidak ada sisa yang tertinggal sebelum proses pengeringan dilakukan.

6. Drying

Pada tahap ini, profil Aluminium yang telah dibilas dengan air demineralizer sebanyak dua kali dikeringkan di dalam oven pada suhu 80°C selama 25 menit. Pengeringan ini dilakukan agar profil Aluminium bebas dari air. Air yang masih menempel pada profil Aluminium dapat membentuk gumpalan pada proses coating.

B. Proses aplikasi powder

Powder coatings yang terdiri dari partikel-partikel ini dihaluskan, seperti resin, pigmen serta bahan baku lainnya, kemudian diberikan muatan elektrostatis, lalu disemprotkan ke objek yang akan dilapisi atau di cat. Pada saat powder coatings disemprotkan arahnya tidak lurus ke benda kerja tetapi membentuk suatu wrap round effect. Hal ini akan memberi keuntungan karena powder coatings dapat menjangkau bagian yang terlindungi.

C. Proses curing

Pada tahap proses selanjutnya adalah dipanaskan dalam oven selama 35-45 menit dengan suhu 180-220 °C. Hal ini akan membuat cat menjadi keras dan melekat kuat. Powder coatings umumnya dipakai untuk melapisi permukaan logam dan material keras lainnya. Aplikasi powder coatings pada logam memang sangat menguntungkan karena dianggap memiliki hasil warna yang lebih jelas dan sangat rata.

Teknik semi modern (mesin manual)

Pertama produk metal dibersihkan (blastcleaning) terlebih dahulu, kemudian dilapisi dengan cairan anti karat dan dikeringkan. Setelah itu disemprot oleh cat serbuk/bubuk (powder application) pilihan berkualitas tinggi dengan warna-warna yang menarik sesuai dengan permintaan pelanggan dengan metode elektrostatis (dengan bantuan alat semprot/spraybooth yang dialiri listrik). Metode spraybooth akan membuat cat serbuk/bubuk melekat sempurna pada permukaan metal. Selanjutnya produk yang dicat dimasukkan ke dalam sebuah oven, kemudian dipanaskan pada suhu 180-220 derajat celicius (curing) hingga cat serbuk/bubuk mencair dan melekat dengan sangat kuat pada metal tersebut.